9 Meninggal di India Akibat Virus Nipah
9 Meninggal di India Akibat Virus Nipah
Tak kurang dari sembilan orang meninggal akibat wabah virus Nipah di
Negara Bagian Kerala di India Selatan, kata beberapa pejabat kesehatan
pada Senin (21/5). Sejumlah pasien virus Nipah juga dilaporkan masih
menjalani perawatan.
"Sembilan orang telah menyerah pada virus mematikan tersebut di
Kabupaten Kochikode dan Malappuram di negara bagian itu dalam 24 jam
belakangan ini, setelah mereka dirawat karena demam. Tiga dari sembilan
orang tersebut meninggal pada Ahad malam (20/5)," kata seorang pejabat
senior kesehatan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
"Beberapa
orang lagi yang terserang virus tersebut kini sedang dirawat di rumah
sakit pemerintah di kedua kabupaten ini," ia menambahkan.
Sementara
itu, Menteri Kesehatan India J.P. Nadda telah menginstruksikan satu tim
pusat, yang dipimpin oleh Kepala Pusat Nasional bagi Pemantauan
Penyakit (NCDC), untuk mengunjungi Kerala guna membantu pemerintah
negara bagian setelah sembilan orang tersebut meninggal. Beberapa
pejabat kesehatan mengatakan pemerintah negara bagian sedang berusaha
menanggulangi wabah virus Nipah mematikan.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
"Bangsal isolasi sudah
dibuka di Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Medis Kozhikode dan satuan
tugas khusus telah dibentuk untuk menanggulangi keadaan. Pemerintah
negara bagian telah membatalkan cuti untuk dokter dan staf paramedis,"
kata seorang lagi pejabat kesehatan.
Berdasarkan catatan
WHO tahun 2001, sebanyak 50 persen penderita virus Nipah berakhir dengan
kematian. Virus Nipah bisa menginfeksi manusia dan hewan.
Virus
Nipah adalah penyakit menular muncul dan menyebar di Malaysia pada
1999. Nama Nipah diambil dari nama Kampung Sungai Nipah di Malaysia
tempat pertama terjadi Kejadian Luar Biasa virus Nipah.
Virus
ini mula-mula mempengaruhi hewan peliharaan sebelum menyerang manusia.
Organisme tersebut --yang mengakibatkan virus itu-- adalah Ribonucleic
acid virus dari keluarga Paramyxoviridae, jenis Henipavirus.
Virus Nipah memiliki masa inkubasi selama empat hingga 18 hati. Gejalanya
berupa radang saluran pernapasan, batuk mirip influenza, demam tinggi
mendadak, dan nyeri otot.
Penyakit ini bisa berlanjut
menjadi peradangan pada otak atau encephalitis). Gejalanya disertai
pusing, mual, muntah, hingga disorientasi. Tanda-tanda dan gejala bisa
berkembang menjadi koma dalam 24 jam hingga 48 jam.
Upaya
mencegah paparan virus Nipah adalah dengan menghindari hewan yang
diketahui atau dicurigai terinfeksi. Gunakan alat pelindung saat berada
dekat babi atau kelelawar buah.

Comments
Post a Comment