Pantai Ruko Pilihan Pengunjung Isi Libur Ramadhan
Pantai Ruko Pilihan Pengunjung Isi Libur Ramadhan
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Objek wisata pantai di Desa Ruko dan Desa Kokotajaya Kabupaten Halmahera
Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) menjadi pilihan pengunjung dan
berwisata di Pulau Halmahera pada musim liburan pertama bulan Ramadan.
Sebagian besar pengunjung datang pada malam hari.
"Biasanya di malam hari, terlihat ramai dengan dipadati oleh sejumlah
pengunjung baik yang datang dari daerah-daerah di Halmahera Utara, juga
ada beberapa turis asing yang berkesempatan ikut berkunjung di lokasi
pantai ini," kata salah seorang pengelola objek wisata Desa Ruko,
Fransiska di Ternate, Senin (21/5).
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Sebab, pantai yang
mengandung dengan pasir putih yang indah itu, ternyata mampu menggoda
para wisatawan yang datang berkunjung ke pantai pasir putih dengan
panjangnya hampir kurang lebih 1 kilo meter.
Menurut dia,
objek wisata pantai pasir putih tersebut walaupun belum lama beroperasi,
tetapi secara tidak langsung sudah memiliki daya tarik tersendiri,
dimana terlihat lokasi pantai yang sangat panjang, luas dan memiliki
pemandangan yang sangat indah baik di darat maupun di laut.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Selain
itu, ada beberapa fasilitas yang juga harus disiapkan oleh para
pengelola objek wisata pantai pasir putih tersebut, mengingat para
pengunjung terlihat mulai ramai berdatangan di lokasi pantai.
"Kalau
saya lihat disini sudah ada warung kios kecil-kecilan, kalau bisa
selain kios juga ditambah dengan kamar ganti supaya kami para pengunjung
juga lebih leluasa ketika berkunjung," kata Fransiska.
Sementara
itu, Kepala Desa Ruko Kecamatan Tobelo Utara, Thos Tidore ketika
dihubungi secara terpisah mengatakan, untuk objek wisata yang ada
direncanakan akan dikelolah langsung oleh pihak pemerintah setempat,
maka untuk upaya perlengkapan sarana fasilitas dan lain sebagainya masih
dalam tahap upaya.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
"Perlu dimaklumi kalau masih banyak
kekurangan dengan objek wisata pantai di desa kami, karena sampai hari
ini baru kurang lebih 2 minggu ada aktivitas warga dan pengunjung di
sana, mengingat badan jalan dari desa menuju pantai baru dibuka,"
ujarnya.
Bahkan, pihaknya berencana akan berkordinasi
dengan sejumlah instansi terkait, dalam mengembangkan akan objek wisata pantai tersebut, diantaranya, pihak Dinas Parawisata (Dispar) Pemerintah
Kabupaten Halmahera Utara dan beberapa instansi terkait didalamnya.

Comments
Post a Comment